terasmalut — Ramadan sebagai momentum untuk menumbuhkan empati terhadap sesama, sebab itu dianjurkan untuk berbagi. Sadar akan hal itu, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) berbagi takjil.
Pantauan terasmalut.id, Takjil yang dibagikan oleh Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Barat ini kepada Pasien-pasien RSUD Jailolo, Warga Binaan Lapas, hingga pengguna jalan di depan Sigi Lamo Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo.
Ketua GOW Halbar, Meri Popala menyampaikan pembagian takjil yang dilakukan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) meliputi sejumlah organisasi wanita yang didalamnya terdapat TP-PKK, Dharmawanita, Persit, Bayangkari dan organisasi lainnya.
“Setelah dari RSUD Jailolo, dilanjutkan ke Lapas Jailolo jadi selain membagikan takjil juga sekaligus dilakukan silaturahmi dan memberikan pengarahan kepada warga binaan,”ungkap Meri Popala.
Ketua TP-PKK Halbar ini menyebut, Kegiatan silaturahmi dengan warga binaan di Lapas Jailolo itu sudah dijadwalkan setiap tahunan tepatnya pada saat bulan suci ramadhan. Bahkan lanjut Meri, Pada Natal 2024 pihaknya juga melakukan ibadah Natal bersama dengan warga binaan yang beragama Nasrani di Lapas.
“Silaturahmi semacam ini harus sering dilakukan untuk memastikan bahwa warga binaan benar-benar mendapatkan pembinaan dari petugas lapas, dan mereka juga bisa merasakan kenyamanan dengan adanya kunjungan dari ibu-ibu yang merupakan Gabungan Organisasi Wanita yang didalamnya terdapat PKK, Dharmawanita, Persit, Bayangkari, dan juga ada beberapa organisasi lainnya,”ucapnya.
Menurutnya, Setiap kegiatan keagamaan baik di bulan suci ramadhan maupun disaat Natal jika tidak disertakan dengan kunjungan terhadap warga binaan di Lapas pihaknya merasakan tidak lengkap.
“Sehingga walaupun mereka tidak bisa bertemu dengan keluarga mereka tetap kami datangi untuk berjumpa dengan mereka sebab dengan cara inu sudah tentunya merasa ada kedekatan dan ada kepedulian terhadap mereka yang saat ini terpisah dengan keluarga,”ungkapnya.
Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara ini berharap, kunjungan yang dilakukan oleh pihaknya itu tidak sekedar saling bertatap muka, tetapi melihat secara langsung warga binaan yang sedang menjalani apa yang harus dijalani sesuai dengan ketentuan atau perundang-undangan sehingga pada saat mereka keluar dan berjumpa dengan keluarga bisa melaksanakan pekerjaan di dunia yang bebas.
“Kami titipkan seluruh putra-putri halmahera barat yang saat ini sedang dibina oleh petugas Lapas, dan semoga setelah dilakukan pembinaan selain itu, tentunya ada keterampilan-keterampilan yang mereka laksanakan disini, sehingga pada saat kembali bisa menopang, menunjang peningkatan pendapat dari keluarga mereka masing-masing,”tandasnya.
Sementara Kepala Lapas Kelas III Jailolo, Herianto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah GOW yang sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi warga binaan.
“Keberadaan pemerintah daerah melalui GOW di Lapas Jailolo sangat terlihat jelas, karena dibuktikan dengan kunjungan Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati beserta pengurusnya disini, Itu artinya pemerintah daerah benar-benar hadir di tengah-tengah kita dalam rangka membantu membina warga binaan,”ucapnya.
Menurut Herianto, hal itu merupakan sesuatu yang spesial bagi Lapas Jailolo karena sudah mendapat kunjungan kehormatan luar biasa dari Ketua GOW beserta pengurusnya.
“Selaku Pimpinan yang baru menjabat sebulan ini, dalam waktu dekat kami akan bersilaturahmi dengan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah dengan Lapas Jailolo,”tandasnya.*(Ghe/Red)














