Disparpora Halbar Kebut Penurunan Angka Stunting Melalui Inovasi Eco Eduwisata

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2023 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Venny Kiat, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Halmahera Barat

Venny Kiat, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Halmahera Barat

HALBAR, terasmalut.ID — Kebut Penurunan angka stunting, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara mencetuskan Inovasi berbasis Eco Eduwisata.

Program percepatan penurunan angka stunting berbasis Eco eduwisata itu diimplementasikan melalui kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan dimatangkan melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), setelah sebelumnya Bupati James Uang dan Meri Uang Popala (Red-Istri Bupati James Uang) dikukuhkan sebagai Duta orang tua hebat oleh BKKBN Pusat dalam masa percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Halmahera Barat

Kadisparpora Halbar, Venny Kiat saat ditemui sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin 30 Januari 2023, menyampaikan pada November 2022 Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dengan Dinas Kesehatan sudah menandatangani MoU tentang percepatan penurunan stunting berbasis Eco Eduwisata.

“Untuk tahun 2023, Dengan keterbatasan anggaran maka kita menggunakan konsep inovasi untuk mengebut penurunan stunting berbasis Eco Eduwisata yang berarti Pendidikan dan Alam melalui MoU dengan Dinas Kesehatan, yang telah dilakukan penandatanganan pada November lalu untuk menunjang penobatan Duta orang tua hebat terhadap pak Bupati dan Ibu Bupati,”ucap Venny Kiat.

Venny mengatakan, Dua hari kemarin pihaknya sudah mendatangkan instruktur dari BPS provinsi untuk memberikan penguatan terkait dengan inovasi berbasis Eco eduwisata tersebut.

Baca Juga :  Tingkatkan Semangat Gerakan Mengaji, Kesbangpol Halbar Distribusikan Ribuan Al-Qur'an

“Bahkan Disparpora juga tiap-tiap bidang sudah melahirkan satu bidang satu inovasi untuk lebih memaksimalkan percepatan penurunan stunting,”katanya

Ia mengaku, Dinas pariwisata pemuda dan olahraga sudah lebih dulu melakukan penandatanganan MoU dengan Dinas kesehatan sebelum Menteri pariwisata melakukan MoU dengan Kepala BKKBN Pusat.

“Jadi Pada tanggal 15 Desember itu pak menteri pariwisata juga sudah melakukan penandatanganan mou dengan Kepala BKKBN Pusat. Tetapi kita sudah terlebih dahulu karena kita dengan dinas kesehatan pada tanggal 14 November sementara pak menteri pada 15 Desember pada saat bersamaan dengan rakornas,”akunya.

Dikatakan, Breakdown dari MOU percepatan penurunan stunting berbasis Eco eduwisata untuk Disparpora dalam satu bidang satu inovasi kemudian nanti disusun dalam bentuk rencana aksi dan secepatnya akan diimplementasikan.

“Kita punya tanggung jawab moral untuk mensukseskan program ini. Dan kalau program percepatan penurunan stunting ini berhasil maka akan menjadi role model di Indonesia. Sebab belum ada di Indonesia yang berbasis Eco eduwisata seperti yang kita canangkan saat ini,”ungkapnya.

Baca Juga :  Satu Eks Bupati dan Empat Pendatang Baru Merebut Rekomendasi PKB, Riswan Hi Kadam Blak-blakan Syaratnya

Venny menyebut, Ada sebanyak 6 Desa yang menjadi titik lokus dalam percepatan penurunan stunting berbasis Eco eduwisata, lima desa wisata sementara satu desa merupakan kampung KB.

“Desa wisata yaitu Tuada, Lapasi, bobanehena, Gamtala, Lako Akediri, sementara desa Marimbati merupakan kampung KB, yang menjadi sasaran percepatan penurunan stunting berbasis Eco eduwisata,”bebernya.

Untuk action di lapangan, Sambung dia, itu akan dibikin senam yoga terhadap ibu hamil dalam masa kehamilan 7 bulan hingga 8 bulan yang dilakukan secara offline secara bergilir yakni dalam satu bulan dua kali.

“Setelah usia kandungan sudah 9 bulan baru dibikin secara online tetapi difasilitasi dengan tutorial berupa video untuk dipraktekkan di rumah masing-masing,”cetus Venny.

Venny juga menambahkan, Selain dilakukan pencegahan terhadap ibu hamil melalui sen yoga dan pemeriksaan kesehatan dan timbang berat badan, Anak-anak juga diajak ke tempat-tempat wisata agar bisa lebih mengenal permainan tradisional sehingga tidak ada ketergantungan pada gadget.

“Tujuannya untuk menyelamatkan 1000 kelahiran pertama, jadi pencegahannya dilakukan saat bayi berusia 7 bulan sampai usia 2 tahun yang diintervensi langsung oleh dinas kesehatan,”pungkas Kadisparpora Halbar.

 

 

 

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Eghez

Berita Terkait

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo
Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah
Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

Berita Terbaru

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:00 WIB

Pertemuan penyelesaian berlangsung di ruang kerja Kepala Pelabuhan (Sabandar) Jailolo, dihadiri perwakilan kedua perusahaan pelayaran beserta nakhoda masing-masing kapal, yang dipimpin langsung oleh KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:47 WIB

error: