Jelang Kepulangan Gubernur Pasca Retret, Ini Buah Pikir GMKI untuk Maluku Utara

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fandi Salasa, Koordinator Wilayah XV GMKI Malut

Fandi Salasa, Koordinator Wilayah XV GMKI Malut

 

terasmalut — Maluku Utara (Malut) merupakan Provinsi yang memiliki Indeks Kebahagiaan tertinggi di Indonesia. Dilansir dari laman resmi BPS Malut mendapatkan skor 76.34.

Indikator subjektif tersebut diukur berdasarkan dimensi kepuasan personal maupun sosial, makna hidup, dan perasaan. Selain itu, Malut juga mempunyai pertumbuhan ekonomi tertinggi yaitu sebesar 13,73 persen pada tahun 2024.

Hal tersebut memicu berbagai pihak untuk menyorotinya, termasuk dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah-XV Maluku Utara. Koordinator Wilayah (Korwil)-XV GMKI Malut, Fandi Salasa menyampaikan beberapa poin sebagai bentuk keterpanggilan moril menjelang kepulangan Gubernur, Ibu Sherly Tjoanda Laos pasca mengikuti retret kepala daerah di Akmil Magelang 21-28 Februari 2025.

Baca Juga :  Akui Ada Kejanggalan Dalam Kasus Don Joao, Kantor Kejari Halbar Didemo Jong Halmahera 1914

Fandi menyoal terkait sektor hilirisasi dan pertambangan yang kini menjadi penyumbang utama terhadap perekonomian daerah yang sekaligus menjadikannya sebagai sektor yang sangat rawan terhadap praktik KKN.

“Pengalaman sebelumnya terkait kasus korupsi, ada juga tentang suap Izin Usaha Pertambangan (IUP), hal ini sekarang di high lighting oleh GMKI Malut karena melibatkan beberapa politikus dan pengusaha, makanya kami mengingatkan kepada Ibu Gubernur agar lebih bijaksana dan tulus mengabadikan diri sehingga potensi daerah ini benar-benar berimplikasi terhadap kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Organisasi bersemboyan _”Ut Omnes Unum Sint”_ ini juga menyarankan bahwa dokumen RPJMD yang nantinya akan disusun sebagai bentuk formulasi Visi dan Misi, dapat menggunakan pendekatan dan analisis yang matang dan disosialisasikan sehingga dapat diawasi secara terbuka oleh masyarakat.

Baca Juga :  Optimalkan Anggaran, Pemkab Halbar Evaluasi Program dan Belanja Daerah

“Dokumen RPJMD yang nantinya akan dibuat dapat diibaratkan peta pemandu yang akan membantu nahkoda dalam berlayar. Oleh karena itu, hal tersebut harus benar-benar disusun dan dianalisis secara matang, bila perlu dikomparasikan dengan RPJMD provinsi lain yang sudah lebih maju, atau dengan SWOT, jangan hanya asal ketok ketok palu saja dalam pembahasannya nanti,”ketus Fandi.

Fandi juga mengharapkan adanya perubahan besar dalam kepemimpinan kali ini dalam hal pemerataan pembangunan infrastruktur lintas kabupaten/kota, pengembangan ekonomi makro, dan implementasi kebijakan nasional di tingkat provinsi.

“Selain itu, OPD yang kinerjanya kurang maksimal, apalagi sudah memiliki rekam jejak yang buruk harus diperhatikan,”pungkasnya.*(Red/tm)

Berita Terkait

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo
Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat
Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek
Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana
Skandal Etika Oknum ASN Halbar Mencuat, Keluarga Istri Sah Bersiap Tempuh Jalur Hukum
DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.
RITD Desa Tuada Dorong Hilirisasi Udang Vaname Lewat Produk Olahan
Meri Popala: Natal Nasional 2025 Momentum Memperkuat Keluarga
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:39 WIB

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Investor Asing Kelola Panas Bumi Telaga Rano di Halmahera Barat

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:46 WIB

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:05 WIB

Pemda Halbar Apresiasi Kepedulian Kapolda Malut dan Bhayangkari di Lokasi Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:19 WIB

DPRD Halbar : Surat Resmi Diabaikan Sekda, Ini Bentuk Pembangkangan Birokrasi.

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Balai Cipta Karya (CK) Kementerian PUPR. (Dok/Ist)

Maluku Utara

Pemprov Malut–Balai CK Sinergi Tangani Krisis Air Bersih Tolofuo

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:39 WIB

Tampak Warga Desa Tolofuo terpaksa harus mengambil air bersih di Desa Tolofuo demi bisa bertahan hidup (Dok/Wrg)

Halmahera Barat

Air Bersih Tak Mengalir, Janji Pemerintah Halbar Ikut Mandek

Jumat, 16 Jan 2026 - 17:46 WIB

error: