Kabag ULP Halbar Bantah Ada 5 Proyek Dibatalkan

- Jurnalis

Selasa, 10 Mei 2022 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag ULP Halbar, M Jain A Kadir

Kabag ULP Halbar, M Jain A Kadir

JAILOLO, Kepala Bagian (Kabag) Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULP) Halmahera Barat membantah bahwa ada lima proyek yang diduga bakal dibatalkan.Kabag ULP M Jain A.Kadir saat dikonfirmasi Selasa (10/05) menyatakan, tidak ada yang lakukan pembatalan pemenang tender proyek tapi hanya dilakukan evaluasi.

“Tidak ada yang melakukan pembatalan hanya evaluasi ulang saja,”ucapnya.

Ia juga membantah bahwa ada sekitar 5 proyek bakal dibatalkan.

“Ada tiga saja bukan lima tidak benar itu, bahkan tiga proyek itu dievaluasi bukan dibatalkan,”ujarnya.

Mantan pegawai ULP Kepulauan Morotai ini juga menyebutkan, ketiga proyek itu diantaranya Pembangunan Jalan Baru Desa Sasur-Goro Goro kecamatan Sahu dengan nilai pagu paket sebesar Rp.3.000.000.000,00, Peningkatan Jalan Tanah Ke Aspal ( Lapen ) Desa Goal 1 Km kecamatan Sahu Timur dengan pagu senilai Rp. 1.600.000.000,00 dan juga Pembangunan Jalan Desa Strategis Ruas Jalan Desa Gamsungi Kecamatan Sahu Timur dengan nilai pagu paket sebesar Rp.3.812.776.200,00 yang Masing-masing bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga :  Pemda Halbar Serahkan Beasiswa Rp 6 Juta untuk Paskibraka 2025

M.Zain juga mengakui bahwa pengumuman pemenang tender sudah dilakukan kemarin Senin (09/05).

Menurutnya, ini semua kewenangan ada di Tim Pokja pihaknya hanya siap terima laporan dari Pokja.

“Untuk Pemenang tender dari kontraktor lokal itu ada tiga perusahaan diantaranya CV.Bintang Sintesa, CV.Segitiga Emas dan satu lagi saya lupa, lebih teknis itu tanyakan ke Pokja langsung karena Pokja yang lakukan evaluasi saya hanya terima laporan,”jelasnya

Baca Juga :  Alami Tiga Penyakit Serius, Bupati James Uang Sampaikan Permohonan Maaf Sebulan Tak Berkantor

Kemudian disentil terkait fasilitas yang di rusaki, dirinya sebut fasilitas milik Pemda jadi pihaknya bakal koordinasi.

“Apa saja yang rusak karena ini fasilitas negara jadi harus oknum pengrusakan yang harus ganti, jangan Pemda yang ganti,”tegasnya.

Disebutkan, ada sekitar tiga meja dan satu kursi yang rusak dan tadi pagi dari Bagian Umum Pemkab Halbar telah menggantikan dengan dua unit meja baru.

Disentil apakah oknum pengrusakan fasilitas bakal dilaporkan, dirinya mengaku nanti dilihat.

 

 

 

Penulis : Eghez

Editor   : Redaksi

Berita Terkait

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
KPK Periksa Nusron Wahid, Delapan Tersangka Kasus Suap HGB Jadi Sorotan
Soal Putusan MK, Refly Harun: Gibran Seharusnya Pakai Etika Berpemerintahan
Pemkab Halbar Perkuat Konektivitas Loloda Tengah melalui Usulan Deviasi KM Sabuk Nusantara 35
Muskab III PMI Halbar Tetapkan Chuzaemah Djauhar sebagai Ketua 2026–2031
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:44 WIB

APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:25 WIB

KPK Periksa Nusron Wahid, Delapan Tersangka Kasus Suap HGB Jadi Sorotan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Soal Putusan MK, Refly Harun: Gibran Seharusnya Pakai Etika Berpemerintahan

Berita Terbaru

error: