Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong Hadiri Pelantikan Presidium MD-KAHMI Halbar

- Jurnalis

Rabu, 24 November 2021 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAILOLO, Pelantikan dan Rapat Kerja Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) Periode 2021-2026 berlangsung khidmat, Rabu (24/11). Acara yang mengusung tema “Kolaborasi KAHMI; Sinergi Membangun Halmahera Barat” itu dihadiri sejumlah tokoh.

Mereka yang hadir antara lain Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad, Rektor Unkhair Dr. Ridha Ajam, Bupati Halteng Edi Langkara, Presidium KAHMI Wilayah Maluku Utara Ishak Nasir, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, Kepala Dinas Keuangan Halbar Chuzaemah Djauhar, S.H., M.Si, Kapolres Halbar, Hasby Yusuf dan sejumlah Kepala SKPD Pemda Halbar serta seluruh penguru Majelis Daerah KAHMI dan FORHATI Halbar periode 2020-2026.

Sementara, Pelantikan Presidium MD-KAHMI dan FORHATI Halbar dilantik dan diambil sumpah oleh Ishak Nasir SE Kordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Maluku Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua HMI Cabang Bogor periode 1980-1981, Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri mengatakan, Majelis Daerah KAHMI dan FORHATI Halmahera Barat yang baru dilantik diharapkan bisa berkolaborasi sehingga dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan infrastruktur serta memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

Baca Juga :  KUA-PPAS 2026 Disepakati, Halbar Siap Melangkah dengan Kebijakan Pembangunan yang Lebih Visioner

Selain itu, Rokhmin Dahuri menyentil terkait Potensi perikanan di maluku utara yang terbilang sangat besar bahkan berada pada peringkat kedua se-Indonesia yang perlu dibudidayakan.

“Meski begitu, pemanfaatannya baru sekitar 2% sehingga menurut saya masih ada sesuatu yang salah,”katanya.

Doktor Ilmu Ekologi dan Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan itu menyebut, Seminar sudah sering dilakukan sejak dari tahun 2005 tetapi pemanfaatannya hingga sejak ini justru baru 2% dari potensi yang ada,

“Itu sama halnya kita mendzolimi diri kita sendiri, artinya berkat dari tuhan itu sudah ada di kita berupa perikanan budidaya bahkan marketnya sangat kencang dan teknologi sudah kita kuasai tetapi belum juga terorganisir, mungkin karena kebijakan pemerintah daerah maupun pusat belum terpakai,”tutur Rokhmin.

Baca Juga :  Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga

Peluang itu, menurutnya, Dengan pemaparannya bisa menggugah hati pemerintah daerah dan masyarakat maluku utara serta pemerintah pusat bahwa di maluku utara sebenarnya ada platinum yang sangat potensial.

“Dengan kehadiran Wagub dan hampir semua Bupati dan walikota Se-Malut tadi, kelihatannya sangat tertarik dan yakin dengan data dan argumentasi yang saya ungkapkan maka sudah pasti mereka langsung membuat program aksi,”ujar ketua umum Masyarakat Akuakultur Indonesia.

Diakhir, Pakar kemaritiman yang juga guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB itu juga menyampaikan, saat ini adalah saatnya membangunkan raksasa tidur yakni membudidayakan potensi yang begitu besar, bahkan terbesar kedua diantara provinsi se-Indonesia

“Mudah-mudahan dengan data yang sudah diungkapkan tadi menjadi pemicu dan provokator positif untuk KAHMI halbar dan pemerintah daerah beserta pemprov untuk saling bersinergi agar dapat meningkatkan budidaya perikanan di maluku utara,”pungkas Menteri kelautan dan perikanan Kabinet Gotong Royong.

 

 

Berita Terkait

Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga
Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH
Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
KPK Periksa Nusron Wahid, Delapan Tersangka Kasus Suap HGB Jadi Sorotan
Berita ini 507 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:10 WIB

Halbar Kejar Target Stunting 5 Persen, Meri Popala Uang Perkuat Peran Keluarga

Rabu, 4 November 2026 - 13:41 WIB

Ratusan Aset Tanah Belum Bersertifikat, BKAD Halbar Bergerak Lewat JANG BANTAH

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tiga Pimpinan Wilayah Gereja Prihatin atas Pernyataan Frangki Luang soal Insentif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Berita Terbaru

error: