terasmalut — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, memulai Safari Ramadhan 1446 Hijriah atau 2025, di Desa Moiso, Kecamatan Jailolo Selatan.
Pelaksanaan Safari Ramadhan perdana ini bersamaan dengan Nuzul Qur’An oleh pemuda, pelajar dan mahasiswa, Desa Moiso.
Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Desa setempat, pada Senin sore tadi (17/3/2025).
Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad, dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan di Desa Moiso ini merupakan yang kedua kalinya.
Djufri menyatakan, Desa Moiso, menjadi pilihannya bersama Bupati James Uang, untuk kembali melaksanakan Safari Ramadhan 2025, bukan tanpa alasan.

Mantan anggota DPRD 3 periode ini menjelaskan, bahwa Desa tersebut menjadi pilihan mereka, lantaran ia bersama Bupati James Uang, ingin menyatukan kembali hubungan masyarakat yang sempat renggang karena perbedaan pilihan pada momentum Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kemarin.
Djufri mengatakan, sebagai orang beriman, tentu meyakini bahwa siapa pun yang telah terpilih sebagai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, maka itu adalah takdir dari Allah SWT.
“Jadi, kalau Allah sudah takdirkan, maka selesailah sudah. Mungkin yang lalu ada yang tidak sepaham atau yang tidak sepilihan dengan saya dan Pak Bupati, selesai sudah,”pintanya.
Politikus NasDem ini menceritakan, bahwa pasca Ia dan Bupati James Uang dilantik langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, mereka sempat mengikuti Retret di Akmil Magelang.
Usai digembleng di Magelang, sambung Djufri, ia dan Bupati James Uang, bertekad untuk tidak pilih kasih dalam melayani masyarakat.

“Karena, mulai dari Jangailulu Loloda, hingga Rioribati itu saya dan Pak Bupati punya masyarakat. Baik yang pilih atau tidak pilih, tetap kami layani semua dengan tulus,”tuturnya.
Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati 2 periode ini langsung menyerahkan bantuan secara simbolis dari Pemerintah Daerah Halmahera Barat sebesar Rp.75.000.000 untuk melanjutkan pembangunan Masjid, serta Rp.10.000.000 untuk operasional Masjid.
Bukan hanya itu, Djufri juga menyampaikan, sebagai wujud implementasi program “Halbar Relijius”, Pemda setempat memberikan satu kuota umroh tahun 2025 untuk Desa Moiso.














