Viral! Video Warga Desa Tauro Diserang, Warga Sebut Ada Polisi

- Jurnalis

Jumat, 24 November 2023 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

terasmalut, JAILOLO — Salahsatu oknum Polisi di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, diduga ikut terlibat dalam bentrokan Antar Kampung (Tarkam).

Bentrokan tersebut diketahui antar Desa Domato dan Desa Tauro, yang bermula saat berlangsungnya Turnamen sepakbola Imanuel Cup I yang diselenggarakan di Desa Bukumaadu Kecamatan Jailolo dalam laga partai final antara tim Muria dari Desa Tauro versus tim Domato A dari Desa Domato Kecamatan Jailolo Selatan.

Pelatih Muria Fc asal Desa Tauro yakni Haris Samsi yang juga merupakan korban pengeroyokan oleh tim dari Desa Domato A tersebut, saat dikonfirmasi di RSUD Jailolo Jumat (24/11) tadi menyatakan, kronologis kejadian itu awalnya tim Domato A mengganggap adanya hans ball pemain tim Muria.

Namun, wasit tidak meniup peluit tanda pelanggaran, karena wasit menganggap bola tersebut tidak terjadinya hans ball.

Para suporter dari Tim Domato A kemudian tidak menerima keputusan wasit yang memimpin laga final, sehingga mereka langsung naik pitam, dan lari memasuki lapangan.

Ia juga mengaku, sebelum dirinya di keroyok, Ia sempat adu mulut dengan salah satu pemain dari tim Domato A yang juga merupakan anggota Polisi bernomor punggung 2 yang diketahui bertugas di Polsek Jailolo Selatan.

Baca Juga :  Sambut Kodefikasi Empat Desa, Wakil Bupati Halbar Bakal Gelar Piala ASKAB di Akelamo Kao

Naasnya. Ketika masa merengsek masuk ke lapangan, Haris mengaku dihujani pukulan oleh suporter dan pemain dari tim Desa Domato A hingga tersungkur dan babak belur bahkan nyaris tak sadarkan diri.

“Saya sempat lari cuma karena masa terlalu banyak akibatnya saya dipukul hingga terjatuh. Dua pemain dari Domato A itu merupakan anggota polisi, entah dua oknum polisi itu yang pukul atau tidak saya tidak tahu karena banyak orang,”ungkapnya.

“Saat kejadian itu massa banyak sekali, bahkan bersama dengan pemain yang serobot ke arah saya, sempat saya tidak mengenal mereka karena dengan jumlah yang banyak. Kalau misalnya polisi tersebut itu melerai, berarti tidak apa-apa, tapi ini tidak ada langkah dari oknum polisi itu untuk melerai makanya saya dikeroyok habis-habisan,”imbuhnya.

Atas peristiwa bentrokan tersebut, pihak keluarga korban langsung memasukan laporan resmi ke SPKT Polres Halbar.

“Tadi malam paman saya yang buat laporan ke polres, karena saya tidak mampu untuk buat laporan akibat sakit kepala setelah dikeroyok,”tandas Haris.

Terpisah, Kapolsek Jailolo Selatan IPTU Sunarto saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp membenarkan, bahwa dua anggota yang bertugas di Polsek Jailolo selatan adalah tergabung dalam tim sepak bola Desa Domato.

Baca Juga :  DPRD Klarifikasi Pernyataan Sekda Terkait TPP ASN: Hindari Misinformasi Publik

Ia juga mengaku, pada situasi dua kubu suporter mulai bentrok, dua anggota polisi tersebut ikut melerai. Namun, situasinya terlalu rumit maka kedua Anggota polisi tidak bisa melerai situasi tersebut.

“Menurut keterangan anggota kami dua anggota itu hanya melerai bentrok kedua kubu, bukan memukul tim Pelatih Muria Fc. Tetapi untuk saat ini dua anggota kami juga sudah dimintai keterangan oleh pihak Propam Polres Halmahera Barat pada hari ini,”tandasnya.

Sementara itu, Beredar video di sosial media yang diambil oleh warga berdurasi 7 menit 11 detik diduga ada oknum polisi ikut dalam bentrokan antar kedua desa tersebut.

Tampak dalam video tersebut salahsatu Oknum Polisi menggunakan kaos tim Domato A berwarna merah dengan nomor punggung 12 berada dalam barisan Desa Domato melakukan kejar-kejaran terhadap warga Desa Tauro.

“Itu polisi lagi tuh nomor 12,”dikutip dari sebutan warga dalam video pada menit ke 1 detik ke 20.*(Red/tm)

 

Berita Terkait

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda
Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi
Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”
Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo
Dishub Halbar Gandeng UPP Jailolo Kebut Persiapan KM Sabuk Nusantara Layani Loloda Tengah
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Grelhia Lovelly Bau Bau Bawa Nama Halbar Tembus 9 Besar Nasional Lomba Pidato AHY Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Semarak HUT ke-25, Demokrat Halbar Hadirkan Pesta Rakyat hingga Aksi Peduli Lingkungan dan Edukasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Empat Puskesmas Baru Jadi Penguat Program “Halbar Sehat”

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Berita Terbaru

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:00 WIB

error: