Ketua Komisi II DPRD Halbar Apresiasi Sikap Bupati Terhadap Pemilik Pangkalan Minyak Tanah

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Halbar, Joko Ahadi (Dok/Ist)

Ketua Komisi II DPRD Halbar, Joko Ahadi (Dok/Ist)

terasmalut — Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara, Joko Ahadi, mengapresiasi dan merespon baik sikap Bupati James Uang, terkait kelangkaan BBM Bersubsidi Jenis Minyak Tanah.

Sebelumnya, Bupati Halmahera Barat, James Uang menegaskan kepada seluruh pemilik pangkalan Minyak Tanah yang ada di Halmahera Barat agar tertib dalam penjualan sesuai dengan harga HET yang telah ditetapkan melalui SK Bupati.

Dalam pernyataan melalui media ini, Bupati bahkan memberikan warning kepada seluruh pemilik pangkalan minyak tanah agar tertib dalam aturan jika tidak ingin dipidanakan bahkan tanpa pengecualian.

Baca Juga :  Konsultasi ke BKN, Bupati James Uang Pastikan Mutasi ASN Berbasis Manajemen Talenta

Menanggapi hal itu, Ketua komisi II Joko Ahadi mengaku, langkah Bupati James Uang dalam pernyataannya yang resmi melalui media sangat responsif sehingga patut diapresiasi.

Sebagai seorang Pemimpin, Menurut Joko, sikap Bupati sudah sangat tepat, sebab harga HET yang sudah ditetapkan itu sudah sangat jelas dan sesuai dengan banyaknya kebutuhan penerima.

“Tentu saya sebagai wakil rakyat mengapresiasi sikap Bupati halmahera barat, yang memberikan penegasan kepada seluruh pelaku pendistribusian agar tidak semaunya menyalurkan BBM diluar dari aturan, sehingga menyebabkan keresahan terhadap masyarakat,”ucapnya kepada terasmalut.id, Kamis 17 April 2025.

Baca Juga :  Pansus BBM Subsidi DPRD Halbar Siap Bongkar Permainan Agen dan Pangkalan ‘Nakal

Joko juga menegaskan, pihaknya di DPRD khususnya komisi II akan terus mengawal dan mengawasi jalannya distribusi BBM bersubsidi sehingga tidak ada lagi sikap kesewenangan yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum pelaku pendistribusian.

“Kami khususnya komisi II DPRD kabupaten halmahera barat akan tetap mengawal, bahkan akan membentuk Pansus untuk menelusuri penyebab terjadinya kelangkaan, meskipun sudah di warning oleh Bupati, karena sudah terlalu sering terjadi kelangkaan,”pungkasnya.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan
Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi
Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar
Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana
Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi
TAPD Halbar Tindak Lanjuti Evaluasi Provinsi, APBD Perubahan Menunggu Nomor Registrasi
APBD Perubahan Halbar Terancam Mandek, DPRD Desak TAPD Segera Tuntaskan Koreksi Provinsi
Asap Karhutla Selimuti Halbar, Bupati James : Pembagian Masker hingga Kesiapsiagaan Hadapi Perubahan Cuaca Diperketat
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Pendidikan Halbar Makin Digital, 747 Unit Smart TV Siap Dimanfaatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ketua Gerindra Halbar Luruskan Dugaan Pemotongan Uang Saku Laskar, Klaim Hanya Miskomunikasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kader Laskar Gerindra Mengaku Uang Saku Diklat Dipajaki oleh Oknum DPRD Halbar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jembatan Sawa Rp157 Juta, Panjang Bangunan Diduga Jauh dari Rencana

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kementerian dan IFAD Sambangi Tuada, BUMDes, UMKM dan Tambak Udang Unjuk Potensi

Berita Terbaru

error: