terasmalut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, para kepala desa, dan pimpinan organisasi kepemudaan (OKP) guna mengantisipasi potensi aksi anarkis di wilayah Halmahera Barat.
Rapat ini menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyampaikan bahwa setiap desa akan diarahkan untuk memasang spanduk di depan kantor desa masing-masing.
Spanduk tersebut berisi imbauan serta narasi edukatif bagi masyarakat agar menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan beradab, tanpa tindakan anarkis.
Bupati James Uang menegaskan, pemerintah daerah tetap membuka ruang selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, aksi-aksi yang berpotensi anarkis dan merusak ketertiban umum tidak akan ditoleransi.
“Aspirasi kami terima, tapi anarkis kami lawan. Hal ini demi menciptakan Halmahera Barat yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat,” tegas Bupati James Uang.
James mengatakan, Setiap desa akan membuat spanduk dan dipajang di depan kantor desa masing-masing, lengkap dengan narasinya. Menurutnya Ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga ketertiban serta memberikan pemahaman kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa, dan pemuda untuk bersatu dalam menjaga keamanan. Sesuai visi pembangunan Halmahera Barat, kita ingin mewujudkan daerah yang aman, adil, dan sejahtera,”tambah Bupati.
Bupati James Uang menutup arahannya dengan penegasan, “Mewujudkan Halmahera Barat yang aman, adil, dan sejahtera adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga daerah ini dengan semangat persatuan dan kebersamaan.”tandasnya.*(Ghe/Red)














