Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Penanganan darurat lambung kapal rampung, proses perbaikan selanjutnya dilakukan di galangan Bitung

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

terasmalut — Penanganan insiden tabrakan yang melibatkan KM Permata Obi dan KM Queen Mary di Pelabuhan Kelas III Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, berakhir melalui kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Dalam kesepakatan tersebut, pihak manajemen PT Permata Obi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang dialami KM Queen Mary akibat insiden tersebut.

Kesepakatan itu dicapai setelah perwakilan kedua pihak melakukan pertemuan untuk membahas penanganan kerusakan kapal sekaligus memastikan keberlanjutan pelayanan transportasi laut kepada masyarakat. Sebagai langkah awal, penanganan darurat terhadap bagian lambung KM Queen Mary telah diselesaikan untuk memastikan kapal dapat dimobilisasi menuju galangan kapal di Bitung guna menjalani pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.

Menurut Faisal, pertemuan antara pihak pemilik kapal Permata Obi dan Queen Mary membuahkan hasil positif. Pihak Permata Obi berkomitmen penuh untuk membiayai seluruh perbaikan kerusakan armada KM Queen Mary.

Baca Juga :  Distan Halbar Fokus Kembangkan Pisang dan Jagung Cegah Hama

“Jadi kemarin dari hasil pertemuan dari kedua belah pihak, dari pihak pertama kapal Permata Obi dan Queen Mary bahwa kita sudah sepakati bahwa kerugian yang dialami Queen Mary itu dari pihak Permata Obi sudah sepakat bertanggung jawab menggantikan kerusakan yang dialami Queen Mary akibat tabrakan,”ujar Faisal saat dikonfirmasi. Selasa (18/8/26).

Faisal menjelaskan bahwa langkah awal berupa penanganan kedaruratan pada fisik kapal telah disetujui dan rampung dikerjakan. Bagian lambung kapal yang mengalami kerusakan akibat benturan keras kini telah ditambal melalui proses pengelasan.

Perbaikan sementara ini difokuskan agar KM Queen Mary memiliki kelaiklautan yang cukup untuk melakukan perjalanan menuju ke lokasi perbaikan yaitu Galangan Kapal di Bitung.

“Untuk penyelesaian awal penanganan darurat sudah di-acc, sudah diselesaikan. Lambungnya sudah dilas, ditambal, untuk bagaimana kita melakukan perjalanan ke Bitung. Jadi nanti sudah di Bitung baru diperbaiki lagi, dikroscek lagi,”tambahnya.

Baca Juga :  Kadisdik Halbar : Jangan Salah Kaprah, TKA Bukan Program Wajib

Demi menjaga kelancaran arus transportasi laut masyarakat, PT Ibu Putera Mandiri tengah mengaku akan mengupayakan hadirnya kapal kayu pengganti untuk sementara waktu. Namun, armada tersebut masih harus menyelesaikan beberapa tahapan administrasi sebelum resmi beroperasi.

Pihak manajemen juga berjanji akan mengawal proses perbaikan di galangan kapal (doking) agar berjalan secepat mungkin.

“Untuk sementara ini kita mungkin antisipasi kapal kayu Cahaya Nusantara, cuman sementara ini masih proses pengurusan surat-surat. Tapi nanti doking dulu. Kami juga akan berupaya mempercepat proses doking Queen Mery agar bisa kembali melayani masyarakat. Pada intinya pihak Permata Obi siap ganti rugi semua kerusakan yang dialami Queen Mary,”pungkasnya.*(Ghe/Red).

Berita Terkait

Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku
Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai
Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo
Perjuangkan Hak Daerah ke Pempus, Halbar Kantongi DBH Kurang Bayar Rp30,5 Miliar
HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda
Gempa 5,6 M Perparah Kerusakan Dermaga Bataka, Kini Tak Lagi Layak Digunakan
UPP Jailolo Gandeng Konsultan Susun Titik Labuh KM Sabuk Nusantara 35 di Perairan Barataku
Harapan 10 Desa di Loloda Tengah Mulai Terjawab, Pemda Usulkan Kapal Perintis
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Menembus Medan Berat demi Merah Putih, Warga Loloda Tengah Padati Lapangan Barataku

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:53 WIB

HUT ke-25, Demokrat Halbar Gelar Lomba Rakyat dan Pidato AHY Muda

Berita Terbaru

Kepala Cabang PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi. Wahab (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Berakhir Damai, Permata Obi Siap Tanggung Kerusakan KM Queen Mary

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:00 WIB

Pertemuan penyelesaian berlangsung di ruang kerja Kepala Pelabuhan (Sabandar) Jailolo, dihadiri perwakilan kedua perusahaan pelayaran beserta nakhoda masing-masing kapal, yang dipimpin langsung oleh KUPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Tabrakan KM Permata Obi dan Queen Mary di Jailolo Berakhir Damai

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:47 WIB

Rosihan Gamtjim, KUPP Kelas III Jailolo (Dok/Ist)

Halmahera Barat

Manuver Sandar Terganggu Angin dan Arus, Dua Kapal Bertabrakan di Jailolo

Selasa, 18 Agu 2026 - 01:00 WIB

error: