Terkait Kekurangan Obat, Begini Penjelasan Dirut RSUD

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Jailolo Kabupaten Halmahera Barat | Foto Dok: defactonews

Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Jailolo Kabupaten Halmahera Barat | Foto Dok: defactonews

JAILOLO, Pelayanan kesehatan di RSUD Jailolo Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Provinsi Maluku Utara (Malut) dipastikan tetap berjalan meskipun terjadi kelangkaan obat.

Dalam Perpres 12 tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa pemerintahan, maka mekanisme pengadaan obat harus secara Elektronik (E- catalog).

Berdasarkan Perpres 21 maka pengadaan obat di RSUD Jailolo dilakukan secara e-catalog dan Reguler. Pengadaan secara reguler hanya bisa dilakukan ketika terdapat obat-obat tertentu yang tidak termuat dalam e-catalog. Bahkan E-catalog sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan.

Baca Juga :  IDI Halbar Bakal Bentuk Tim Investigasi Telusuri Dugaan Kelalaian Dokter yang Menyebabkan Nyawa Bayi Tak Tertolong

“Sehingga terjadinya kelangkaan obat di RSUD disebabkan keterlambatan pengiriman dari distributor ke RSUD,”ungkap Direktur RSUD Jailolo Novi Mariana Drakel dalam rilisnya. Kamis (24/03/22).

Dikemukakan Novi, Bahwa untuk meminimalisir terjadinya kekurangan obat, pihaknya membijaki pembelian obat secara langsung tanpa menggunakan E-catalog.

“Jadi langkah yang diambil untuk meminimalisir terjadi kekosongan tersebut dengan membijaki pembelian obat secara langsung tanpa e-catalog namun hanya bisa dalam jumlah terbatas,”katanya.

Baca Juga :  RSUD Jailolo Launching Inovasi Baru Pendaftaran Pasien Berbasis Online

Selain itu, Novi juga mengaku bahwa keberangkatannya keluar daerah itu merupakan bentuk upaya untuk meningkatkan mutu RSUD agar lebih berkualitas.

“Terkait dengan Keberangkatan saya ke Jakarta yaitu melakukan konsultasi pada Kementerian kesehatan untuk mendapatkan alokasi dana agar bisa meningkatkan sarana dan prasarana Di RSUD Jailolo sehingga mutu RSUD jailolo bisa lebih baik kedepannya,”tandasnya.

 

Penulis : Eghez
Editor   : Redaksi

Berita Terkait

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada
Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum
Babak Baru Polemik RSUD Jailolo, DPRD Halbar Bidik Tata Kelola dan Anggaran
Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis
Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada
Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
PGRI Halbar Beberkan Proses Pemindahan Gedung UKS, Anggaran Rp225 Juta
Hikayat : Penolakan Investasi Harus Berbasis Kajian, Halbar Butuh Gagasan Bukan Retorika Kosong
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Senin, 25 Mei 2026 - 18:59 WIB

Dugaan Pencabulan Anak 4 Tahun di Halbar Jadi Sorotan, Keluarga Terduga Pelaku Tempuh Langkah Hukum

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:42 WIB

Memanas! IDI Halbar Respons Pernyataan Sekwan Soal Tenaga Medis

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:37 WIB

Perubahan Kebijakan Bikin Program Desa Tertunda, Ini Penjelasan Kades Pumadada

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:53 WIB

Hardiknas 2026, Halmahera Barat Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas

Berita Terbaru

Ilustrasi penyerahan bantuan Hewan Qurban Idul Adha 1447 Hijriah kepada Masjid Nurul Saffa Desa Tuada

Halmahera Barat

SPBUN Desa Tuada Salurkan Hewan Kurban di Masjid Desa Tuada

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:45 WIB

error: