Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Bupati Halbar Tegaskan Utang Rekanan yang Disorot Hendra Karianga Adalah Warisan Era Dani Missy

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Barat, James Uang | Dok/Ist

Bupati Halmahera Barat, James Uang | Dok/Ist

 

terasmalut – Bupati Halmahera Barat, James Uang, menegaskan bahwa utang yang disoroti oleh Dr. Hendra Karianga kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat merupakan utang warisan dari pemerintahan sebelumnya, yakni era kepemimpinan Dani Misi.

Pernyataan ini disampaikan Bupati sebagai klarifikasi atas pemberitaan sebelumnya yang menyebut seolah-olah utang tersebut timbul di era pemerintahannya saat ini.

“Perlu kami luruskan, utang yang disampaikan oleh Pak Hendra itu adalah utang lama. Itu merupakan tanggungan dari masa pemerintahan sebelumnya,”kata James Uang dalam keterangannya kepada terasmalut.id, Rabu (30/4/2025).

Menurut James, jumlah utang yang tercatat mencapai kurang lebih Rp135 miliar. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari berbagai kewajiban yang tidak diselesaikan oleh pemerintahan terdahulu.

Baca Juga :  Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Dinsos-P3A Halbar Gandeng Kejaksaan Beri Pelatihan

James menegaskan bahwa meskipun utang tersebut bukan dibuat di masa pemerintahannya, namun Pemkab Halbar tetap akan bertanggung jawab atas pelunasan secara bertahap.

“Sebagian dari akumulasi yang disebut Hendra Karianga itu sudah dibayar dan Kami tetap berkomitmen untuk menyelesaikannya, karena ini bagian dari tanggung jawab pemerintahan jujur. Tapi tentu saja, pelunasannya akan dilakukan sesuai kemampuan keuangan daerah,”tegasnya.

James menjelaskan bahwa tidak mungkin utang sebesar itu dilunasi sekaligus. Pemerintah daerah memiliki sejumlah kebutuhan penting lainnya yang juga harus dipenuhi demi pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pengabdian Diapresiasi: 11 ASN Diskominfo Halbar Sandang Penghargaan di HUT Korpri 2025

“Kami minta semua pihak memahami kondisi keuangan daerah. Tidak mungkin kami ditekan untuk menyelesaikan semua utang dalam satu waktu,”tambahnya

Pemkab Halbar, lanjut James, juga telah menerima surat somasi dari Dr. Hendra terkait utang tersebut. Surat tersebut saat ini tengah dipelajari oleh tim hukum dan keuangan daerah.

“Kami tanggapi secara prosedural. Kami juga tidak lari dari tanggung jawab, tapi semua tetap harus sesuai regulasi dan kemampuan fiskal yang ada,”bebernya.

“Sebagai Bupati Halmahera Barat, saya berharap tidak ada lagi kesimpangsiuran informasi di masyarakat terkait sumber dan tanggung jawab atas utang Pemkab Halbar,”pungkas Bupati James Uang.*(Ghe/Red)

Berita Terkait

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya
Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?
Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 
Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja
RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:19 WIB

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 April 2026 - 22:17 WIB

KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Senin, 20 April 2026 - 10:55 WIB

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta

Sabtu, 18 April 2026 - 18:51 WIB

Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar

Berita Terbaru

melda Azzahra Tude(Sekritaris DPW BRINUS MALUT

Halmahera Barat

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 Apr 2026 - 23:19 WIB

Ilustrasi

Halmahera Barat

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Senin, 20 Apr 2026 - 20:35 WIB

error: