Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/u1011752/public_html/terasmalut.id/wp-includes/functions.php on line 6131

Insentif Dokter Penanganan Covid19 di Halbar Senilai Rp 3 Miliar Diduga Dikorupsi

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asdian Taluke, Anggota DPRD Halbar Komisi III (Dok/terasmalut)

Asdian Taluke, Anggota DPRD Halbar Komisi III (Dok/terasmalut)

TERASMALUT.ID — Anggaran covid 19 tahun 2020 dan 2022 di Halmahera Barat Maluku Utara diduga dikorupsi. Bahkan insentif dokter covid 19 belum juga dibayar selama satu tahun enam bulan.

Anggota Komisi III DPRD Halbar Asdian Taluke mengatakan, insentif sejumlah dokter yang berada di RSUD Jailolo saat masa covid 19 lalu belum terima hak mereka selama satu tahun enam bulan.

Menurutnya, Hal itu diketahui setelah adanya salah satu dokter yang mengadu kepada dirinya baru-baru ini.

Baca Juga :  Kemendikbud RI Tetapkan 12 Budaya di Halmahera Barat Sebagai WBTb Indonesia

Asdian menjelaskan, pada tahun 2020 para dokter ini hanya menerima insentif satu triwulan saja. Yakni bulan Juli, Agustus dan September.

Meski begitu, para dokter sudah mengklaim hak mereka yang belum dibayar sebanyak 6 bulan dengan total anggaran senilai Rp3 miliar.

“Hanya saja sampai saat ini mereka belum terima hak mereka,”ungkapnya, Jumat 10 Maret 2023.

Baca Juga :  Proyek PEN Rp208 Miliar Halmahera Barat Mulai Ditender

Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan, pada tahun 2021 juga para dokter belum juga menerima insentif itu tanpa adanya penjelasan yang pasti. “Yang baru dibayar itu hanya tiga bulan saja, yakni sebesar Rp 1 Miliar,”imbuhnya.

“Untuk itu, saya mendesak kepada aparat penegak hukum Polres atau Kejari atau untuk selidiki anggaran covid 19 karena saya menduga dikorupsi,”tegasnya.**

 

 

Berita Terkait

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar
KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya
Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?
Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta
Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar
Bendahara BKAD Halbar Bantah Isu Pemotongan Siltap Rp15 Juta 
Uang bertambah, obat tetap langkah, Dasril : Direktur biasa saja
RSUD Jailolo Buka-bukaan Soal Anggaran, Rp19 Miliar Jadi Acuan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:19 WIB

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 April 2026 - 22:17 WIB

KAHMI Halbar Luruskan Isu Utang Daerah, Singgung Dugaan Kepentingan di Baliknya

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Senin, 20 April 2026 - 10:55 WIB

Serangan ke Kepala BPKAD Dinilai Terburu-buru, KNPI: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta

Sabtu, 18 April 2026 - 18:51 WIB

Penataan Struktur Organisasi Dibarengi Isu Krusial BBM, Pemda Diminta Perhatikan Kuota Solar

Berita Terbaru

melda Azzahra Tude(Sekritaris DPW BRINUS MALUT

Halmahera Barat

Imelda Tude: Jangan Salah Alamatkan Dugaan Kasus Pinjaman Halbar

Senin, 20 Apr 2026 - 23:19 WIB

Ilustrasi

Halmahera Barat

Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah, Penanganan Kasus Jalan di Tempat?

Senin, 20 Apr 2026 - 20:35 WIB

error: